Posted by: fujiwara111 | May 9, 2009

Fakta-fakta di Daerah Bandung dan Banjarmasin

Bandung

Saya melakukan pengamatan di daerah pendidikan yaitu daerah Jatinangor, karena di situ terdapat beberapa Universitas besar di Indonesia.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagaian mahasiswa (khususnya mahasiswi) disana walaupun belum resmi pacaran (masih dalam tahap teman) sudah bias diajak untuk melakukan hubungan seks (bukan berarti semuanya). Dapat dibayangkan bahwa baru sebatas teman saja sudah melakukan hubungan seks, apalagi kalau sudah pacaran.

Saya menemukan bahwa sebagaian besar toko-toko disepanjang jalan dari IKOPIN sampai daerah UNPAD kampus 2 menjual kondom. Pertama kali saya mengetahui hal tersebut saya semapat syok, karena daerah saya sangat susah untuk mendapatkan kondom. Saat saya mau beli rokok dan masuk kesebuah toko yang notabene terasuk pedagang kaki lima, disana bukannya rokok yang dipajang didalam kotak kaca (biasanya rokok dipajang di dalam kotak kaca agar pembeli dapat memilih rokok yang dia inginkan) melainkan kotak-kotak kondom yang berjajar rapi, sedangkan rook di taruh di tempat yang agak tersembunyi. Dari hal tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa kondom merupakan hal sudah tidak tabu lagi untuk diperjualbelikan bagi masyarakat secara umum dan dari sini dapat kita simpulkan lagi bahwa banyak orang yang memerlukan kondom-kondom tersebut. Dengan menfasilitasi penjualan kondon secara bebas tersebut mengidentifikasikan bahwa telah terjadi degradasi moral yang sangat membahayakan.

Seoarang sopir angkot jurusan Sumedang-Cileunyi yang tinggal di dekat kampus UNPAD mengatakan bahwa perilaku mahasiswa dikos-kosan di dekat ia tinggal sudah tidak bias dikotrol agi (dalam hal kegiatan seks bebas). Mereka melakukan hubungan seks di dalam kamar kos-kosan secara bebas tanpa memperdulikan lagi orang-orang yang ada disekitarnya dan tidak memperdulikan segala norama yanag berlaku di masyarakat.

Tahun 2006 sewaktu saya pindah kos dari daerah Caringin (kos yang lama) kedaerah Cileunyi (kos yang baru) saya sanagt terkejut pada waktu pertama kali masuk kamar di kosan tersebut. Didalam kamar tersebut berserakan kondom bekas yang sudah dipakai. Saya sangat jijik kalau mengingat hal tersebut. Salah seorang penghuni kos tersebut mengatakan bahwa kamar tersebut sering dipakai untuk melakukan hubungan seks oleh penghuninya yang dulu. Selain itu ada juga teman saya yang sering menyewakan kamar kosnya untuk dijadikan tempat mesum bagi temannya dengan menarik pungutan biaya sewa (sebungkus rokok).

Cerita diatas hanyalah sekilas gambaran tentang kehidupan mahasiswa dibandung. Masih banyak lagi cerita-cerita yang menggambarkan tentang seks bebas yang saya dapatkan dan saya alami langsung, akan tetapi saya hanya memuat beberapa cerita untuk mewakili semuanya.

BANJARMASIN

Kehidupan mahasiswa di Banjarmasin kalau dilihat dari luar tidak akan menunjukkan adanya kegiatan yang mengarah kepada seks bebas. Akan tetapi kalau kita melihat lebih dalam lagi yaitu masuk kedalam kehidupan dan keseharian mereka maka kita akan menemukan sesuatu yang mengidentifikasikan tentang adanya kegiatan seks bebas di kalangan mahasiswa.

Rata-rata kos dan asrama putri di Banjarmasin hanya menerima tamu sampai dengan jam 09.00 malam dam jam 10.00 malam pada malam minggu. Tamu laki-laki hanya diperbolehkan bertamu di ruang tamu (bagi kos yang punya ruangan untuk bertamu) dan ada juga yang langsung boleh masuk kedalam kamar (bagi kos yang tidak punya rungan untuk bertamu). Sedangkan di kos laki-laki sebagian beasar (walaupun tidak semuanya) memiliki kebebasan yang lebih bila dibandingkan dengan kos putri.

Dibandingkan dengan Bandung yang memperjualbelikan kondom secara bebas, di Banjarmasin kondom tidak bebas untuk diperjualbelikan secara bebas dan tidak dapat dikonsumsi secara umum. Bahkan sampai sekarang sayapu belum menemukan took yang memperjualbelikannya secara bebas, akan tetapi menurut beberapa mahasiswa yang saya temui mengatakan bahwa sangat mudah untuk menemukan dan mendapatkan kondom.

Teman saya yang kebetulan juga seorang mahasiswa mengatakan bahwa sebagian besar mahasiswa di sana sudah pernah melakukan hubungan seks dengan pasangannya yang notabene adalah pacarnya. Hubungan seks tersebut biasanya dilakukan dikos putra dan ada juga yang dilakukan di kos putri pada saat teman-temannya yang lain pergi kuliah atau pada saat kos lagi kosong, serta ada juga yang melakukannya di hotel (motel) atau tempat yang menyediakan jasa tempat untuk melakukan hubungan seks secara bebas. Katanya lagi pernah dilakukan razia gabungan oleh petugas polisi, satpol pp dan warga ke sebagian kos baik putra maupun putrid dan hasilnya sangat megejutkan yaitu ditemukan ratusan kondom baik yang sudah bekas pakai maupun yang belum dipakai.

Seorang mahasiswa yang berinisial MJ megatakan sering melakukan hubungan seks dengan pacarnya di kamar asrama tempat dia tinggal, bahkan pacarnya tersebut pernah melakukan aborsi sebanyak 2 kali akibat hubungan mereka tersebut. Menurutnya hubungan tersebut dialakukan pada saat siang hari karena tamu hanya diperbolehkan berada di dalam asrama sampai dengan jam 09.00 malam.

Saya punya teman seorang wanita yang pada waktu SMU sangat pemalu, pake jilbab dan rajin eribadah. Setelah lulus SMU dia langsung melanjutkan kuliah di Banjarmasin. Satu tahun berselang, saya endapatkan kabar tentang rencanapernikahannya dengan seorang laki-laki yang merupakan pacarnya sendiri. Saya kaget dan bertanya, kok cepat banget seh pernikahannya, apa tidak menunggu dia lulus kuliah dulu? Setelah saya selidiki dengan cara bertanya kepada teman-teman saya yang lain ternyata wanita (mahasisiwi) tersebut sudah hamil duluan.

Mahasiswa yang lainnya mengatakan bahwa seks adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari yang namanya pacaran. Seks merupakan bumbu pelengkap dalam pacaran. Apakah memang beitu? Akupun bertanya dalam hati, seperti inikah mahasiswa sekarang? Apakah tidak ada lagi norma-norma yang harus mereka taati? Apakah lepas dengan orang tua lantas merasa bebas?

Apakah seks bebas sudah merambah ke Banjarmasin? Dari uraian dan cerita-cerita diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwa seks bebas memang sudah merambah kedaerah Banjarmasin. Mengerikan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: